May 25, 2024 in Uncategorized

Nadhira dan Pensil

Nadhira dan Pensil

Oleh Telly D.

“Setiap coretan pensil Nadhira adalah langkah kecil menuju perjalanan kreatif yang besar.”

Memperkenalkan Nadhira keterampilan menulis pada usia yang sangat dini adalah langkah yang baik untuk mengembangkan koordinasi motorik halus dan memperkenalkan konsep-konsep awal tentang menggambar dan menulis.

Nadhira sementara berada pada tahap “pra operasi kongkrit” dimana dalam tahap ini Nadhira dapat memulai menggunakan simbol-simbol dalam pemikiran dan bermain, sekalipun masih sangat terbatas dalam kemampuan untuk memahami logika dan konsep abstrak.

Hari ini kakek Puang Ida mulai memperkenalkan kamu keterampilan menulis dengan memegang pensil. Ini adalah ide yang baik untuk memulai proses pembelajaran. Pada tahap ini, lebih kepada eksplorasi dan kesenangan daripada hasil yang sempurna.

Nadhira Cucuku

Beberapa hal yang dilakukan kakek untuk mengajar Nadhira menulis.

Kakek mulai dengan memperkenalkan alat tulis dengan memberikan alat tulis yang sesuai untuk usiamu. Ini berupa pensil besar dan crayon yang mudah kamu genggam dan tidak terlalu rumit untuk digunakan. Bahkan ayahbunda ikut membelikan Nadhira alat untuk menulis dengan cara yang mudah tanpa menggunakan kertas.

Nadhira Mecoba Mencoret-Coret Kertas Catatan Nenek. Foto: Dokumen Pribadi


Kakek menunjukkan kepada Nadhira cara memegang pensil dengan benar, dan menjelaskan langkah-langkah menggunakan dengan bahasa yang sederhana.

Kemudian kakek memberikan dorongan agar Nadhira mau mencoba tanpa memberikan tekanan yang berlebihan dengan membiarkan kamu melakukan eksplorasi dengan alat tulis di atas kertas.

Nadhira Memperlihatkan Hasil Coretannya pada Kertas. Foto: Dokumen Pribadi


Kakek memberikan contoh konkret apa yang dapat Nadhira gambar atau tulis, seperti lingkaran, garis lurus, garis lengkung dan sebagainya. Ini membantu Nadhira memahami tujuan dari aktivitas ini.

Meskipun Nadhira belum bisa menulis huruf atau angka, Nadhira dapat mulai dengan membuat garis-garis dan pola-pola sederhana sehingga memahami bahwa menulis adalah cara untuk mengekspresikan ide dan pikiran.

Nadhira Mengamati Hasil Coretannya pada Kertas. Foto: Dokumen Pribadi


Kemudian kakek membiarkan Nadhira mengekspresikan kreativitas sendiri saat menulis, dan memberikan pujian atas usaha yang telah Nadhira lakukan untuk terus mau berlatih.

Nadhira Cucuku

Nenek menemukan Nadhira memiliki semangat dan minat yang luar biasa dalam belajar menulis. Ini adalah tanda yang bagus bahwa Nadhira sangat tertarik pada kegiatan ini. Namun, tentu saja penting juga untuk memastikan bahwa kegiatan menulis tetap terkendali dan tidak menulis di sembarang tempat.

Nadhira Semangat Terus Latihan Menulis pada Kertas. Foto: Dokumen Pribadi


Karena itu, nenek mengelola semangat belajarmu dengan cara berikut.

Menetapkan batasan tentang di mana Nadhira diizinkan untuk menulis. Nenek menentukan ruangan di mana Nadhira menulis dengan bebas tanpa khawatir merusak barang-barang pribadi.

Nadhira Latihan Menulis pada Media yang Bisa Terhapus. Foto: Dokumen Pribadi


Nenek memastikan selalu tersedia bahan tulis seperti kertas, pensil, dan crayon sehingga Nadhira memiliki banyak pilihan untuk menulis dan menggambar.

Nadhira Semakin Serius Latihan Menulis. Foto: Dokumen Pribadi


Selain kertas, nenek juga memberikan alternatif lain untuk Nadhira mengekspresikan kreativitas, seperti papan tulis kecil atau crayon yang dapat digunakan untuk melukis.

Tanpa Kenal Lelah, NadhiraTerus Latihan Menuilis. Foto: Dokumen Pribadi


Nenek selalu memberikan pujian dan penghargaan ketika Nadhira berhasil menulis dengan baik di tempat yang ditentukan. Mengajak Nadhira berbicara tentang apa yang Nadhira tulis dan gambarkan. Nenek ingin di samping memahami minat Nadhira, juga membantu dalam mengembangkan keterampilan hahasa dan kognitif Nadhira.

Nenek menunjukkan bagaimana cara menggunakan, merawat, dan menghargai barang-barang yang dimiliki dengan mengembalikan ke tempat setelah digunalkan.

Dengan memberikan dukungan dan arahan yang tepat, nenek berharap semangat menulis Nadhira dapat terus berkembang dengan cara yang positif dan terstruktur.

Semangat yang menggebu dari Nadhira, dalam belajar menulis sungguh menginspirasi. Setiap hari, saat Nadhira menggenggam pensil dengan tanganmu yang kecil, matamu berbinar penuh antusiasme, siap untuk mengekspresikan dunia imajinasimu di atas kertas. Tidak ada rintangan yang bisa menghentikan keinginanmu untuk menulis, bahkan itu berarti mencoreti semua kertas yang bisa kamu temukan, termasuk catatan-catatan nenek yang penting.

Nenek juga heran mengapa Nadhira sangat berminat menulis pada buku catatan nenek atau kertas catatan nenek yang ada di atas meja.

Nenek sering menemukan jejak-jejak kecil pensil dan coretan warna di setiap catatan nenek, di atas seprei tempat tidur kakek, bahkan di dalam buku bacaan kakek dan nenek. Kamu anak pintar tak pernah menyisakan jejak tulisan di dinding atau di tempat yang tidak dibenarkan.

Nadhira sangat serius menulis, tidak mengenal lelah dalam usaha untuk memperbaiki keterampilan menulisnya, mencoba mencatat setiap ide dan imajinasi yang melintas dalam pikirannya.

Tanpa Kenal Lelah, Nadhira Terus Latihan Menuilis pada Kertas. Foto: Dokumen Pribadi


Terkadang, nenek heran akan kemampuan Nadhira untuk tetap bersemangat meskipun nenek harus selalu mengganti kertas-kertas yang Nadhira gunakan untuk menulis, termasuk kertas-kertas penting nenek. Nenek tersenyum melihat dedikasimu yang luar biasa. Saat itu, nenek menyadari bahwa semangat adalah pendorong utama yang mendorongmu untuk terus berkembang.

Nadhira menulis di kertas dan buku yang tidak selalu nenek izinkan. Nenek merasa terharu oleh hasratmu yang tidak terbatas dalam belajar. Setiap kali nenek melihatmu menulis dengan serius dan tidak mau diganggu, nenek terkesan oleh kegigihanmu yang luar biasa.

Ada kegembiraan dari wajahmu yang penuh semangat saat bersiap untuk menulis. Matamu memancarkan antusiasme seolah-olah dunia penuh dengan kemungkinan yang tak terbatas di ujung pensilmu.

Kemudian, ada momen-momen ketika kamu menunjukkan hasil karyamu dengan bangga, mengangkat coretan-coretanmu di depan nenek dengan senyum lebar di wajahmu. Melihat bagaimana Nadhira begitu percaya diri dalam ekspresi kreatifmu, nenek merasa hati ini meleleh dengan kebahagiaan.

Kamu menunjukkan kemajuan, sekalipun hanya terbatas coretan-coretan warna-warni. Nenek merasa seperti dunia ini menjadi lebih cerah dan berwarna. Nenek merasa beruntung bisa menjadi bagian dari perjalanan kecilmu ini, menyaksikan setiap langkah kecilmu yang penuh makna.

Dengan setiap coretan pensilmu, Nadhira mengingatkan nenek bahwa di balik setiap tindakan kecil, terdapat potensi yang besar untuk pertumbuhan menuju pencapaian yang luar biasa.

Doa kakek dan nenek, semoga Nadhira selalu memiliki semangat untuk mengejar impian dan mengeksplorasi dunia tulis-menulis. Semoga setiap garis yang Nadhira tulis membawa keajaiban dan memberikan arti yang mendalam dalam hidupmu. Semoga Nadhira tidak pernah kehilangan keinginan untuk belajar dan berkembang, serta selalu memiliki keyakinan diri yang kuat.

Terakhir, semoga tulisanmu kelak kemudian hari menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang dan membawa kebaikan dalam kehidupan. Semoga Allah selalu melindungi dan memberkati langkah-langkahmu di setiap perjalanan hidupmu.

Makassar, 21 Februari 2024




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By browsing this website, you agree to our privacy policy.
I Agree