July 29, 2023 in Haji dan Umrah, Uncategorized

Mengagumi Bilal bin Rabah

Mengagumi Bilal bin Rabah

Oleh Telly D


Jika saya menyebut Bilal bin Rabah, anda pasti tahu bahwa yang saya maksud adalah muazin, pemanggil salat. Pemilik Suara merdu membelah udara, keindahannya menggema di langit-langit Makkah dan Madinah.

Panggilan azan Bilal tidak hanya memanggil orang untuk salat, tetapi juga menggetarkan hati mereka untuk mengingatkan akan kebesaran Allah dan kehidupan yang sementara di dunia ini.

Sayang saya tidak hidup di zaman itu sehingga saya tidak dapat menikmati langsung suaranya yang melegenda. Suara emas yang kekuatan keindahannya ditulis dalam sejarah islam, dituturkan dari zaman ke zaman dan dari generasi ke generasi.

Pasti sangat luar biasa, keberanian dan ketabahannya melakukan panggilan salat dalam kondisi Islam masih dimusuhi di tanah Arab.

Keberanian dan kesetiaan pada keyakinan yang luar biasa ini disejajarkan sama dengan keahlian bermain pedang meyabung nyawa di medan peperangan. Bilal bin Rabah berjuang di jalan Allah dengan keindahan suara yang dimiliki. Allah menghargainya dengan penghargaan yang tertinggi. Dia termasuk dalam 10 orang pertama yang dirindukan kedatangannya di surga.

Surga belum dibuka, namun Nabi Muhammad SAW ketika peristiwa Isra mi’raj, sudah mendengar bunyi telapak kaki Bilal bin Rabah yang berjalan menuju pintu Surga.’’
Betapa Allah sangat mencintai hambanya yang juga sangat mencintainya.

Masjid Bilal. Foto: Dokumen Pribadi


Pagi ini, saya melakukan ziarah ke Masjid Bilal yang ada di sekitar Masjid Nabawi. Letaknya di sebelah Utara Masjid Nabawi. Keinginan itu saya miliki setelah selesai berdoa dan keluar dari Raudah. Ada kemungkinan saya terbawa kesan setelah melihat di mana Bilal bin Rabah berdiri azan ketika memanggil umat Muslim salat.

Jarak Masjid Bilal dari Masjid Nabawi, cukup jauh dan melelahkan untuk usia seperti saya. Saya harus melewati hotel-hotel pencakar langit yang didiami oleh Jemaah Eropa dan Turki. Suasananya hiruk pikuk dengan jemaah umrah yang melintasi jalan yang saya lalui. Saya melintasi pasar-pasar kaget yang ada di pinggir jalan bahkan sampai harus menyeberang, melintasi jalan yang ada di bawah jalan layang.

Menara masjidnya yang terlihat dari jauh memberi saya kekuatan untuk tetap melangkahkan kaki untuk mencapainya tanpa mengeluh.

Ziarah ke tempat terkait dengan Bilal bin Rabah memberikan kesempatan saya untuk mengenang perjuangan dan pengorbanannya dalam menyebarkan agama Islam.

Bilal bin Rabah adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat setia dan berani. Ziarah ke tempat-tempat yang terkait dengannya memperkuat penghormatan saya terhadap peran penting yang dimainkannya dalam sejarah Islam.

Kunjungan ini dapat menginspirasi saya untuk mengikuti jejaknya dalam menjalankan kewajiban agama dengan penuh kesungguhan, kesetiaan, dan keberanian.

Juga dapat memberikan kesempatan saya memperdalam pengetahuan tentang sejarah Islam. Memungkinkan saya untuk belajar lebih banyak tentang kehidupannya, pengaruhnya dalam agama Islam, dan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada masa itu.

Melakukan ibadah di tempat-tempat seperti ini, berdoa atau membaca Al-Qur’an. Saya meyakini akan membawa pahala dan mendatangkan berkah spiritual.

Memperkuat dan memperdalam rasa syukur terhadap nikmat iman dan kesempatan untuk mengenal dan mengikuti ajaran Islam. Syukur atas anugerah Allah dalam membimbing ke jalan yang benar.

Sambil menikmati masjid yang indah yang dipelihara dengan baik itu saya berusaha mengingat kembali tentang Bilal bin Rabah.


Bilal bin Rabah, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengan keberaniannya, memiliki latar belakang hidup yang penuh tantangan.


Lahir di Makkah pada abad ke-6. Bilal lahir dalam keadaan sebagai budak dan hidup dalam sistem sosial yang tidak adil. Meskipun demikian, ia mampu mengatasi kesulitan dan menjadi contoh nyata keteguhan iman dan keberanian.

Masjid Bilal. Foto: Dokumen Pribadi


Sejak muda, Bilal mengalami perlakuan tidak adil dan penderitaan. Ia dianiaya dan disiksa oleh tuannya karena keyakinannya sebagai seorang Muslim. Meskipun disiksa dan ditindas, Bilal tidak pernah menyerah pada imannya.


Salah satu momen yang menginspirasi dalam kehidupan Bilal adalah ketika dia menderita perlakuan buruk dan siksaan di Makkah karena keyakinannya sebagai seorang Muslim. Meskipun dia ditindas dan disiksa, Bilal tetap teguh dalam imannya kepada Allah dan tidak pernah mengingkari ajaran agama Islam.


Ketika disiksa, Bilal hanya mengucapkan “Ahad, Ahad!” yang berarti “Allah Yang Maha Esa” sebagai bentuk keteguhan dan keyakinan yang tak tergoyahkan.


Meskipun hidupnya berada dalam perbudakan dan menghadapi ancaman dan penindasan, Bilal memiliki keyakinan yang kuat akan kebenaran Islam. Ia siap berkorban dan menghadapi risiko apa pun demi mempertahankan imannya.



Keberanian Bilal bin Rabah menjadi inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya. Ia adalah contoh nyata tentang bagaimana menghadapi kesulitan dan penindasan dengan keberanian yang tak tergoyahkan. Dalam keadaan yang penuh tekanan dan ancaman, Bilal tetap teguh pada keyakinannya menjaga integritasnya dan tidak pernah mengkhianati prinsip-prinsip agamanya.




Peran Bilal sebagai muazin juga menunjukkan nilai-nilai yang terkandung dalam Islam, seperti keadilan, persaudaraan, dan penghargaan terhadap suara. Bilal dipilih oleh Nabi Muhammad SAW untuk memegang peran ini karena suaranya yang indah dan kemampuannya untuk menyampaikan panggilan azan dengan penuh penghayatan.


Peran Bilal sebagai muazin tidak hanya berlangsung di masa hidupnya, tetapi juga meninggalkan warisan yang berkelanjutan.


Akhirnya dapat dikatakan bahwa Bilal bin Rabah memiliki beberapa keistimewaan yang dapat kita warisi atau teladani sebagai berikut.


Kesetiaan dan pengorbanan. Bilal adalah salah seorang sahabat yang paling setia dan rela berkorban dalam mendukung agama Islam. Dia menderita perlakuan buruk sebagai budak karena keyakinannya, tetapi tetap teguh dalam imannya bahkan saat menghadapi siksaan.


Keberanian. Bilal menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam membela agama Islam. Bahkan di hadapan penganiayaan dan ancaman, dia tidak pernah menarik diri dari keyakinannya.


Kebersihan hati dan kesucian. Bilal memiliki hati yang suci dan tulus dalam beribadah kepada Allah. Dia memiliki hubungan yang mendalam dengan Tuhan dan menjalani hidup dengan kepatuhan yang tinggi terhadap perintah-Nya.


Suara yang indah. Suara azan Bilal sangat indah dan memikat hati. Dia memiliki kualitas suara yang luar biasa, sehingga memanggil umat Muslim untuk melaksanakan salat dengan indah dan menggetarkan hati.


Kisah Bilal bin Rabah adalah bukti nyata bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan dan pengorbanan yang dilakukan oleh hamba-Nya. Ganjaran surga yang diberikan kepada Bilal menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap setia dalam menjalankan agama dan berbuat kebaikan, karena Allah akan membalas dengan janji-Nya yang tak terhingga.


Ya Allah, kami berdoa kepada-Mu untuk memberikan rahmat, berkah, dan kebaikan kepada Bilal bin Rabah, sahabat setia Nabi Muhammad dan muazin yang penuh keberanian.


Ya Allah, jadikan Bilal bin Rabah sebagai teladan bagi kami dalam keberanian menyuarakan kebenaran dan melaksanakan tugas kami dengan sepenuh hati.


Ya Allah, kuatkanlah iman kami sehingga kami dapat meneladani kesetiaan Bilal bin Rabah dalam menjalankan ajaran agama-Mu, meskipun dihadapkan pada tantangan dan pengorbanan.


Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada umat Muslim melalui inspirasi yang ditinggalkan oleh Bilal bin Rabah. Jadikanlah kisah perjuangannya sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi kami dalam memperkuat iman, meningkatkan ketekunan dalam beribadah, dan memperjuangkan kebenaran.

.
Ya Allah, berikanlah rahmat dan ampunan kepada Bilal bin Rabah, serta jadikanlah ia termasuk dalam golongan orang-orang yang bertemu dengan keridhaan-Mu di surga-Mu yang mulia.


Ya Allah, jadikanlah ziarah kami ke tempat-tempat yang terkait dengan Bilal bin Rabah sebagai ibadah yang penuh keikhlasan dan mendekatkan kami kepada-Mu. Berikanlah kami pemahaman yang mendalam tentang perjuangannya, sehingga kami dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari kehidupannya.


Ya Allah, kami mohon kepada-Mu agar rahmat-Mu senantiasa tercurah kepada Bilal bin Rabah dan kepada seluruh sahabat Nabi Muhammad. Jadikanlah mereka sebagai teladan yang menginspirasi dan teruslah mengangkat derajat mereka di sisi-Mu.


Ya Allah, terimalah doa kami ini, wahai Tuhan Yang Maha Penyayang. Berikanlah ampunan, rahmat, dan berkah-Mu kepada Bilal bin Rabah dan seluruh umat Muslim. Aamiin.


Saya harus bergegas meninggalkan Masjid Bilal. Waktu salat dhuhur sebentar lagi. Saya tentu tidak ingin kehilangan kesempatan salat jamaah di Masjid Nabawi.


Madinah, 1 Mei 2023




One Comment

  1. August 1, 2023 at 9:50 am

    N. Mimin Rukmini

    Reply

    Subhanallah! Tulisan indah, menakjubkan, mengesankan, mencerahkan. Terimakasih Bunda! Aamiin InsyaAllah Bilal menjadi teladan, dan nilai perjuangan untuk tetap teguh kepada Alloh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By browsing this website, you agree to our privacy policy.
I Agree