January 30, 2023 in Catatan Harian Nadhira, Uncategorized

Ikatan Batin dan Bahasa Cinta

Ikatan Batin dan Bahasa Cinta

Oleh Telly D

“”Jika mulut belum mampu melisankan kata cinta, maka sedikit sentuhan dan elusan akan menjadi bulan dan matahari.” (Telly D)

Dulu, nenek Puang Ina sangat bahagia ketika menjadi seorang ibu yang memiliki 3 orang anak, salah seorang adalah ayah Nadhira (Ayah-Ifat).

Kemudian, ayah Ifat bertumbuh dengan baik dan akhirnya menikah dengan bahagia bersama ibunda Zieha. Satu kebahagiaan yang Puang Ina dapatkan lagi ketika ayah Ifat dan ibunda Zieha memberikan cucu. Cucu Nadhira adalah karunia terindah yang Puang Ina dan Puang Ida miliki.

Jika terkesan Puang Ina memperlakukan Nadhira penuh kasih sayang, itu karena lamanya waktu menantikan kehadiran seorang cucu. Nadhira satu-satunya cucu yang Puang Ina miliki. Cucu pertama yang di darahnya mewarisi darah keturunan La Ode Djadir (Puang Ida) kakek kamu.

Puang Ida dan Puang Ina ingin melakukan yang terbaik di masa tua, berbagi kebahagiaan dengan ayahbundamu sekaligus juga semakin memperkuat ikatan keturunan.

Menanti kelahiranmu, ayahbunda berada di Makassar Indonesia untuk sementara waktu menunggu sampai Nadhira dilahirkan. Hal itu yang membuat Puang Ina dan cucu Nadhira memiliki kedekatan fisik.

Sesungguhnya bukan hanya kedekatan fisik yang membuat ikatan batin Nadhira dan Puang Ina menguat, banyak hal yang ikut mempengaruhinya.

Budaya ikatan kakek-nenek-cucu yang kuat. Tradisi keluarga yang membudayakan sejak dini anggota keluarga berbagi kewajiban mencakup banyak hal termasuk pengasuhan anak-anak, bantuan keuangan dan pembagian tugas secara umum. Tradisi itu membuat bantuan mengalir dua arah dari muda ke tua, dan dari tua ke muda. Mengadopsi tradisi ini membuat keluarga besar selalu tetap dekat dan hangat dengan generasi selanjutnya.

Ikatan emosional yang ada juga ikut mempengaruhi ikatan batin kita. Kedekatan timbal balik, kakek-nenek menempati lingkaran kedua kedekatan emosional setelah ayahbunda yang berada di lingkaran pertama.

Ikatan batin yang kuat juga karena kakek-nenek terlibat mengasuh dan mengawasi Nadhira, menambah kebahagiaan. Hubungan antar generasi berbeda, benar-benar saling menguntungkan dan memperkuat ikatan batin.

Cucuku Nadhira
Kita memiliki ikatan batin yang erat, namun bagaimana kita mengkomunikasikan rasa sayang dan cinta itu?

Usia Nadhira masih dalam hitungan bulan. Nadhira belum mampu berkomunikasi dengan lisan, namun Nadhira dan Puang Ina tetap bisa saling memahami dan mencintai karena kita memiliki cara berkomunikasi melalui bahasa cinta (Love language) yang kita kembangkan bersama.

Orang suka salah kaprah, menganggap bahwa bahasa cinta, khususnya yang melalui sentuhan fisik (physical touch) hanya dalam bentuk hubungan orang dewasa yang berbeda jenis.

Padahal bahasa cinta tidak hanya dalam konteks itu. Saling berciuman, berpelukan, berpegangan, atau menggenggam tangan, mengelus kepala dapat dilakukan juga sebagai bahasa cinta kepada keluarga, anak-anak, sahabat, bahkan cucu.

Kunci sebuah hubungan adalah komunikasi dan pemahaman dalam arti yang luas. Sentuhan fisik berkaitan erat dengan bagaimana cara berkomunikasi dalam suatu hubungan.

Tidak salah jika Puang ina mengatakan bahwa, sentuhan fisik atau physical touch yang kita lakukan berdua ada dalam koridor love language, karena ada consent, izin, atau persetujuan Nadhira dan Puang Ina untuk melakukan sentuhan fisik tersebut.

Setiap orang dapat mengekspresikan cintanya secara berbeda-beda tergantung interpretasi terhadap perasaan tersebut. Nadhira juga sekalipun masih bayi punya bahasa cinta, cara menyalurkan rasa sayangnya.

Puang Ina tidak perlu mengatakan “aku mencintaimu” berkali-kali agar Nadhira merasa dicintai. Nadhira bisa merasakannya jika Puang Ina menyentuhmu.

Nadhira meletakkan genggaman tangan dalam telapak tangan Puang Ina sebelum tidur. Foto: Dokumen Pribadi


Nadhira bayi yang memiliki touchy-feely atau merasa dengan disentuh atau menyentuh, merasa dicintai dan disayangi ketika menerima atau memberikan sentuhan fisik physical touch.

Itulah bahasa cinta kita. Setiap kali Puang Ina memelukmu, mencium pipi dan kening, ubun-ubun atau bahkan menggenggam tanganmu sebagai ekspresi kasih sayang, Nadhira membalas dengan senyum, memperlihatkan kesenangannya, menggeliat-geliatkan badan, menendang-nendangkan kaki ke udara bahkan menggenggam tangan Puang Ina erat. Suara-suara yang mendekut yang kamu keluarkan dari mulutmu mengisyaratkan bahwa kita sementara mengkomunikasikan rasa cinta itu.

Nadhira sangat suka berada dalam hubungan yang penuh dengan sentuhan seperti berpelukan, merangkul, atau menggenggam tangan.

Nadhira menggenggam jari tangan Puang Ina sebelum tidur. Foto: Dokumen Pribadi


Ketika kamu lagi rewel, Nadhira merasa tenang jika Puang Ina melakukan kontak fisik seperti mengelus kepala, atau mengusap bahu. Elusan itu ibarat mantra suci, ampuh membuat Nadhira bisa relaks dan tenang kembali.

Itu alasan utama Puang Ina selalu memeluk, mencium, mengusap ubun-ubunmu, mengusap punggungmu bahkan kadang suka menggelitik perut dan kakimu sehingga kamu memperlihatkan gestur keriangan.

Nadhira punya cara memastikan bahwa Puang Ina selalu bersama, dengan cara sebelum tidur meletakkan genggaman tanganmu di dalam telapak tangan Puang Ina bahkan suka menggenggam telunjuk Puang Ina.

Nadhira meletakkan genggaman tangan ketika akan tidur. Foto: Dokumen Pribadi


Jika itu tidak tercapai maka Nadhira bobo dengan sekali-sekali membuka mata untuk memastikan Puang Ina tetap ada menjaga di samping. Nadhira ibarat tidur sambil berjaga-jaga.

Jika Puang Ina bergerak, spontan mata Nadhira terbuka yang diikuti dengan tersenyum Nadhira seolah-olah mengatakan ‘’ketahuan mau tinggalkan Nadhira ya,’’ Nadhira lucu dan menggemaskan.

Puang Ina akhirnya memahami dan selalu mau meletakkan telapak tangan di dada Nadhira jika sementara tidur. Nadhira tenang dan dapat tidur dengan sangat pulas. Sentuhan fisik adalah bahasa yang paling efektif dalam mengkomunikasikan perasaan dan kemauan Nadhira.

Kita juga punya beberapa bahasa cinta selain sentuhan fisik. Kita suka menghabiskan waktu bersama quality time. Kebersamaan adalah hal penting dalam sebuah hubungan. Adanya waktu bersama, kekuatan cinta akan tumbuh dan semakin kuat.

Nadhira nyenyak dalam ciuman Puang Firul. Foto: Dokumen Pribadi


Puang Ina suka memujimu, mengucapkan salam ‘’selamat pagi matahariku, selamat pagi cintaku, apa kabar kesayanganku, selamat tidur anak shalehah, selamat pagi indonesia dan beberapa sapaan lain.”

Menyemangati setiap usaha yang Nadhira lakukan untuk bertumbuh dengan baik dengan ucapan-ucapan pujian, kalimat romantis (yang mengekspresikan rasa sayang).

‘’Tatap masa depan dengan keindahan matamu nak, kuatkan kakimu untuk melangkah menyongsong masa depan, tanganmu kuat utuk menggapai apa yang kamu inginkan dan seterusnya adalah words of affirmation dalam love language atau sebuah apresiasi untuk merasa sangat dicintai.

Nadhira dalam pelukan nenek Mak Sa’ada. Foto: Dokumen Pribadi

Merupakan salah satu love language juga jika memberi hadiah receiving/giving gifts yang bisa dilakukan kapan saja. Tulisan ini sebagai hadiah wujud rasa syukur dan cinta Puang Ina kepada Nadhira.

Puang Ina dapat membayangkan betapa kelak jika Nadhira sudah mengenal huruf dan mulai membaca tulisan ini akan merasa sentuhan rasa sayang dan cinta Puang Ina. Tulisan ini mengabadikan rasa sayang dan cinta Puang Ina sekalipun mungkin saja Puang Ina sudah tidak mendampingimu lagi ketika itu.

Apakah Nadhira sadar bahwa hadiah dalam bentuk buku catatan harian Nadhira sangat istimewa, hanya ada satu di dunia. Setiap hari ketika Nadhira sudah lahir, Puang Ina dengan tekun merangkai huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat sehingga tulisan ini dapat kamu nikmati.

Itulah dedikasih atau layanan yang tulus. Rasa cinta membutuhkan pelayanan khusus dan dedikasih untuk membuat dirimu terus merasa dicintai. Apa yang Puang Ina lakukan adalah dedikasih seorang nenek yang merasa senang dan bahagia memiliki cucu dan pernah hidup bersama.

Cucuku Nadhira
Melakukan kegiatan menulis tidak sesederhana yang kamu bayangkan, membutuhkan usaha yang lebih banyak dari pada hanya sekedar mengetik atau menulis.

Pesan tulisan memberi sentuhan kasih sayang yang tulus, mungkin bukanlah sebuah perilaku yang memperlihatkan perasaan cinta secara langsung, tetapi membuat segala sesuatunya menyenangkan dalam hubungan cinta.

Menulis adalah taruhan yang terbaik untuk menunjukkan betapa berartinya waktu bersama kamu bagiku. Betapa berartinya hal-hal yang ingin saya sampaikan kepadamu untuk menjadi kenangan lama yang diceritakan kembali. Semoga kamu dapat terus menjaga keeratan hubungan batin kita. Cinta yang abadi membuat hidup ini pantas untuk dihidupi.

Makassar, 15 Januari 2023




19 Comments

  1. February 4, 2023 at 9:45 am

    Daeng ardi

    Reply

    Salah satu poin of interest (POI) dalam tulisan ini adalah Bagaimana cara berkomunikasi dalam suatu hubungan.. sangat menarik bagi saya mempelajari lebih mendalam terkait komunikasi dan hubungan.

  2. January 31, 2023 at 8:01 am

    Iffah

    Reply

    Sebuah surat cinta yang diberikan kepada nadhira yang dapat melewati batas ruang dan waktu

    1. January 31, 2023 at 8:41 am

      Telly D.

      Reply

      Terima kasih

  3. January 31, 2023 at 1:29 am

    Cahyati

    Reply

    Eratnya kasih sayang yang terjalin antara puang Ina dengan cucunda Nadira patut menjadi teladan. Gambaran keikhlasan cinta yang dituangkan dalam bentuk tulisan akan abadi hingga Nadira dewasa kelak. Saya sangat menikmati isi tulisan ini. Semoga segera hadir buku kisah kasih sayang Puang Ina ke cucunda Nadira cantik dan sholehah.

    1. January 31, 2023 at 8:42 am

      Telly D.

      Reply

      Aamiin
      Terima kasih

  4. January 31, 2023 at 12:11 am

    N. Mimin Rukmini

    Reply

    Gambaran kasih sayang dan cinta lewat tulisan yang luar biasa! Mantap, Bu! Ingin menulis secantik Dede Nadhira. Terimakasih! Sudah berbagi inspirasi!

    1. January 31, 2023 at 8:42 am

      Telly D.

      Reply

      Terima kasih

  5. January 30, 2023 at 11:08 pm

    Budiyanti

    Reply

    Tulisan yang cantik seperti Dedek Nadhira. Semoga terwujud jadi buku. Ikatan cinta nenek dan cucu memang kuat Bu. Saya juga merasakan. Semoga cucu sehat dan Solehah. Aamiin

    1. January 31, 2023 at 8:42 am

      Telly D.

      Reply

      Aamiin
      Terima kasih

  6. January 30, 2023 at 10:59 pm

    Budiyanti

    Reply

    Masya Allah cantiknya Dedek Nadhira. Ikatan cinta dengan sang Nenek begitu kuat. Sehat selalu tuk Dedek Nadhira cantik. Gemes deh

    1. January 31, 2023 at 8:43 am

      Telly D.

      Reply

      Terima kasih

  7. January 30, 2023 at 10:26 pm

    Much Khoiri

    Reply

    Sebelum diunggah, tulisan ini sudah saya baca. Tulisan yang bagus dan siap bungkus untuk menyusun buku tentang Nadhira.

    1. January 31, 2023 at 8:44 am

      Telly D.

      Reply

      Terima kasih Cikgu

  8. January 30, 2023 at 10:17 pm

    Wyda Ayu

    Reply

    Tulisan yang sangat bergizi bunda. Teriring do’a untuk cucunda semoga selalu sehat.

    1. January 31, 2023 at 8:44 am

      Telly D.

      Reply

      Terima kasih

  9. January 30, 2023 at 10:16 pm

    Sumintarsih

    Reply

    Begitu derasnya kasih sayang puang kepada Nadhira. Pantes saja selalu terdengar di mana-mana bahwa kakek nenek itu pasti akan lebih sayang kpd cucunya daripada kpd anaknya. Semoga sehat selalu Puang dan cucunda.

    1. January 31, 2023 at 8:44 am

      Telly D.

      Reply

      Aamiin
      Terima kasih

  10. January 30, 2023 at 9:59 pm

    Astuti

    Reply

    Puang Ina suka memujimu, mengucapkan salam ‘’selamat pagi matahariku, selamat pagi cintaku, apa kabar kesayanganku, selamat tidur anak shalehah, selamat pagi indonesia dan beberapa sapaan lain.”terasa sekali tulisan ini ditulis dari hati yang paling dalam lalu ada flash back saat menjadi ibu muda yang membersamai anak-anak anaknya. Tulisan ini penuh sentuhan cinta . Saya suka

    1. January 31, 2023 at 8:45 am

      Telly D.

      Reply

      Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By browsing this website, you agree to our privacy policy.
I Agree