February 23, 2022 in Catatan Harianku, Uncategorized

Belajar Sejarah Di Negeri Singapura

Belajar Sejarah Di Negeri Singapore
Belajar Sejarah Di Negeri Singapore

Belajar Sejarah di Negeri Singa.
Oleh Telly D

Ingin punya pengalaman berwisata virtual yang physital (sinergi fisik dan digital) sambil belajar sejarah bangsa, Anda cukup punya waktu 45 menit sudah dapat menikmatinya di Time Capsule Singapore.

Time Capsule adalah salah satu tempat wisata baru di Singapura yang baru saja dibuka tanggal 9 Dec 2020

Jika berwisata ke Singapore Flyer (kapsul pengamat tertinggi di dunia) dengan gedung pengamat yang memiliki tinggi 165 m itu, dapat mengamati 3 negara (Singapura, Indonesia (Batam), dan Malaysia (Johor)).

Singapore Flyer memiliki terminal berlantai tiga. Sebelumnya ketiga lantai terminal ini tempat toko souvenir, restoran, dan bar. Sekarang hanya satu lantai yang dipertahankan dengan fungsi yang lama. Dua lantai telah menjadi wahana wisata keluarga dan edukasi yang disebut dengan Time Capsule.

Dinding di Singapore Flyer yang dihiasi menggambarkan tempat wisata di singapore.
Sumber : Dokumen Pribadi

Lokasi Time Capsule berada di lantai bawah Menara Singapore Flyer. Tepat di dekat Marina Bay (Marina Promenade) di samping tikungan K21 dan K22, sirkuit F1 Marina Bay Singapore.

Time Capsule, wisata baru yang bertransformasi secara digital. Wahana yang memadu seni digital yang memukau, game interaktif dan spot-spot instagramable yang membuat pengunjungnya bersinergi dengan dunia virtual, menarik, dan lupa waktu.

Sesungguhnya Time Capsule, hanya ruang pameran biasa, yang menjadi istimewa karena ruang pameran ini interaktif dan sangat edukatif. Wisatawan dapat belajar sejarah negeri Singapore dengan cara yang menarik sekali.

Pintu Masuk Singapore Flyer
Sumber : Dokumen Pribadi

Mengunjungi tempat ini membuat kita tersadar betapa negara Singapore sudah menjadi negara yang sukses menggunakan teknologi untuk pariwisata. Time Capsule adalah pameran kecanggihan teknologi berpadu dengan edukasi yang dijadikan objek wisata.

Ada logo Time Capsule melingkar dengan beragam lempengan roda waktu, dan yang menarik di depan pintu masuk dalam Bahasa Inggris dan Bahasa China. Logo yang membuat orang tertarik mengabadikan diri di depan logo itu.

Pintu masuknya besar dan terbuat dari kaca tebal yang lebar, yang terbuka secara otomatis. Begitu masuk terasa dalam ruangan yang sejuk disambut dengan robot pintar R65 “welcome to the Time Capsule Singapore.”

Pengunjung mengikuti R65 yang memandu dan memberi informasi bagaimana tentang Time Capsule dan bagaimana cara menikmati wahana ini.

Robot r65 menemani dan menceritakan perkembangan negara singapura
Sumber : Dokumen Pribadi

Teknologi itu, melambungkan pengunjung serasa berpindah masuk lorong waktu yang menceritakan perkembangan Singapura dari 700 tahun hingga masa kini. Dalam berbagai aspek yang menarik misalnya, sejarah, kuliner, budaya, gedung, ekonomi, arsitektur, edukasi, dan lain sebagainya.

Menarik karena semua dalam sajian vitual yang membuat pengunjung ikut bersinergi dengan sejarah yang ditampilkan.

Tampilan itu atraktif pada semua dinding dan lantai ruangan, sehingga jika yang ditampilakan laut, hutan, taman bunga yang indah berwarna warni maka pengunjung terasa ada dalam cerita yang ada di tampilan itu.

Belajar sejarah lewat dunia digital.
Sumber : Dokumen Pribadi

Di lantai pertama disunguhkan sejarah panjang Singapore.
Sementara di lantai dua menghadirkan suasana Singapura masa kini. Seluruh atraksi tersebut menghabiskan waktu sekitar 45 menit dengan biaya 15 dollar sedangkan anak kecil dan orang yang sudah tua hanya 10 dollar.

Karena punya beragam wahana edukatif, cocok dijadikan tujuan wisata keluarga. Sambil belajar sejarah, wisatawan sekaligus dimanjakan dengan pengalaman virtual yang menakjubkan.
Objek wisata Singapura telah bertransformasi memanfaatkan teknologi pintar untuk meningkatkan produktivitas dan pengalaman baru bagi pengunjung.

Deretan wisata yang juga bertransformasi secara digital antara lain Airbn Singapore vitual trips, Ecolab’s Smartpower Program, Hybrid Busines Models, serta Crazy and Rich Singapore online virtual tour X Airbn.

Dalam pandemi covid-19 ini Singapura memperlihatkan keseriusannya dengan membuka kembali industri wisata dan MICE ditampilkan dengan memberikan stimulus berupa voucer wisata sebesar Sin$100 bagi sekitar 5,6 juta penduduknya melalui Singapo Rediscover serta kampanye Singapore Revive bagi wisatawan global.

Look Up atau melihat keatas untuk menikmati batik secara digital.
sumber : Dokumen Pribadi

Kesehatan, keamanan, dan kebersihan dalam pandemi covid-19 tidak perlu khawatir, pasalnya perusahaan di sektor pariwisata di Singapura telah tersertifikasi SG Clean.
SG Clean adalah tanda keunggulan nasional untuk menunjukkan bahwa pelaku usaha telah mematuhi standar tinggi kebersihan lingkungan publik di tempat mereka beroperasi.

Untuk diketahui bahwa, mendapatkan sertifikasi dari lembaga terkait perusahaan harus memenuhi persyaratan yang ada untuk setiap sektor.

Beberapa di antaranya adalah adanya penunjukan manager SG Clean untuk memeriksa praktek perusahaan. Selanjutnya mereka harus memantau kesehatan karyawan dan memastikan penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara rutin.

Menerapkan protokol kesehatan selama liburan di Singapura adalah hal penting. Masyarakat dan wisatawan dihimbau untuk senantiasa mematuhi prokes yang berlaku, yaitu memakai masker, tidak berkerumun lebih dari 8 orang, menjaga jarak aman satu meter, serta menjaga kebersihan diri dengan mecuci tangan secara teratur.

Untuk mencegah penyebaran covid-19 setiap atraksi, restoran, toko, dan lokasi wisata di Singapura dilengkapi dengan aplikasi Safe Entry. Setiap orang yang masuk ruang publik harus memindai QR code yang disediakan di pintu masuk, lalu memasukkan nama, nomor kartu identitas, dan nomor ponsel.

Kitab Kehidupan di abadikan di Time Capsule
Sumber : Dokumen Pribadi

Data tersebut akan menjadi dasar pelacakan jika seseorang pernah masuk ruang publik dan terinfeksi covid-19.

Sebelum keluar meninggalkan Time Capsule ada area publik yang disiapkan untuk pengunjung memasukkan foto-foto atau data pribadinya untuk disimpan dalam peti harta karun yang biasa dibuka pada puluhan tahun yang akan datang.

Tidak salah jika Saya punya mimpi Indonesia memiliki Time Capsule di mana anak-anak Indonesia dan pengunjung dapat belajar sejarah Indonesia, budaya-budaya Indonesia yang sangat beragamam dengan teknologi yang maju.

Foto anak saya dan istrinya mengunjungi Time Capsule sambil Video Call dengan saya.
Sumber : Dokumen Pribadi

Time Capsule, cara cerdas menjawab tuntutan dunia pariwisata yang hanya ke satu tempat namun mendapat informasi yang komprehensip, nyaman, dan pengalaman baru yang berbeda.

Makassar, Januari 2022
Penulis mengunjungi Time Capsule melalui putra Saya yang berkunjung dan Saya mengikuti trip itu dari jarak jauh (online). Betapa telah berubahnya dunia ini, tanpa meninggalkan Indonesia dapat memiliki pengalaman yang sama.




3 Comments

  1. February 26, 2022 at 11:13 pm

    Sri Sugiastuti

    Reply

    Wisata virtual yang istimewa.. Wisata says di singapura terakhir 2014 itu pun sebatas di airport Changi selama 5 jam karena transit saat pulag dari Turki.

  2. February 26, 2022 at 10:37 am

    edow

    Reply

    Luar biasa bisa mengikuti sejarah yang identik dengan sesuatu yang kuno melalui cara yang modern. Sangat setuju Indonesia juga memiliki wahana interaktif untuk memperkenalkan masa lalunya secara lebih menarik. Jujur, ini pasti jauuuhhh bila di sandingkan dengan diorama Musium Nasional.

  3. February 25, 2022 at 5:58 pm

    Much. Khoiri

    Reply

    Tulisan ini terasa istimewa, karena selain paparannya yg bagus, ia juga dilengkapi gambar dan video-video yang mendukung.

    Terima kasih, buku saya “Kitab Kehidupan”, menjadi sesuatu yang dipentingkan untuk tulisan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By browsing this website, you agree to our privacy policy.
I Agree