October 4, 2023 in Umum, Uncategorized

PERSAUDARAAN MENGABADI

Post placeholder image

PERSAUDARAAN MENGABADI
Oleh Telly D.

“Kita bukanlah musuh satu sama lain. Musuh kita adalah ketidaktahuan, prasangka, ketakutan, dan pengetahuan yang terbatas.” – Mahatma Gandhi

Dalam dunia yang sering terpecah dan dipenuhi konflik akibat perbedaan pendapat, ada nilai yang tampaknya semakin langka tetapi sebenarnya sangat penting yaitu “persaudaraan.” Saya sangat percaya bahwa persaudaraan yang kuat dan abadi dapat tumbuh bahkan dalam bayang-bayang yang tampaknya tak teratasi.

Persaudaraan yang dijalin atas dasar saling membutuhkan, saling cinta adalah satu-satunya kekuatan yang mampu mengubah seorang musuh menjadi seorang saudara yang kemudian menjadi seorang sahabat sejati ataupun sebaliknya. Saya teringat buku yang menyajikan kisah permusuhan yang berakhir dengan persaudaraan.

Adalah John Adams dan Thomas Jefferson, keduanya presiden Amerika Serikat. Memulai persaudaraannya setelah jadi musuh politik saat kampanye memperebutkan kursi kepresidenan.

John Adams terlebih dahulu menjadi presiden sebelum periode Thomas Jefferson menjadi presiden Amerika Serikat. Setelah periode pemerintahan Thomas Jefferson selesai, mereka ingin menyudahi permusuhan politiknya dengan memperbaharui persahabatan mereka.

John Adams yang pertama mengirim surat kepada Thomas Jefferson untuk mendoakan kebahagiaannya di tahun baru. Mereka melanjutkan persaudaraannya di masa-masa pensiun dengan saling mengirim surat. Total ada 380 surat yang mereka tulis satu sama lain selama 50 tahun persahabatan mereka.

Kalimat terakhir John Adams sebelum meninggal kepada Thomas Jefferson “survives.” Adam tidak tahu bahwa sang sahabat kemudiam lebih dulu meninggal 5 jam sebelum dirinya. Persahabatan yang terjalin sampai diakhir ajal.

Semua orang dibuat takjub dengan film Lord of The Ring (LOTR) yang selalu berhasil memborong Piala Oskar di setiap sequelnya. Begitu juga dengan film fiksi The Chronicles of Narnia (TCCON).

Film-film besar tersebut merupakan adaptasi dari buku terkenal karya dua orang penulis. John Ronald Reuel Tolkien penulis dari Lord of The Ring dan Clive Staples Lewis penulis dari kisah Narnia.

Hanya sedikit yang tahu kalau latar belakang cerita persahabatan Frodo, Sam, dan Aragon serta hubungan emosional anak-anak Narnia dengan The Lion adalah buah dari pengalaman persahabatan kedua penulis legendaris itu.

Tolkien dan Lewis pertama kali bertemu di sebuah pertemuan di Fakultas Bahasa Inggris di Merton College Inggris. Talkien dan Lewis menyadari kesamaan minat mereka pada bahasa puisi mitos dan cerita. Sebelum terlahirnya Lord of The Ring, Lewis dan teman-teman mereka sama-sama belajar di Oxford University Inggris. Mereka membentuk klub sastra bernama Inklings.

Tolkien yang menulis letter menginspirasi Lewis untuk ikut menulis cerita fiksi fantasi The Chronicles of Narnia. Namun, justru novel karya Lewis yang lebih dulu dipublikasikan. Tolkien yang diterbitkan pertama kali terjual lebih dari 100 juta kopi sedangkan Lewis menyusul kemudian dan terjual lebih 150 juta kopi.

Dari dua cerita fenomenal itulah persahabatan mereka sebagai sahabat dimulai dari selera sastra jauh berbeda dan membuat mereka saling melempar kritik pedas satu sama lain. Meskipun begitu, persahabatan dua penulis hebat ini tetaplah erat.

Saat Lewis meninggal, Tolkien menulis rasa kehilangannya “Feels Like an axe blow near the roots.” Rasanya seperti pukulan kapak di dekat akar. Kisah persahabatan mereka pun akhirnya difilmkan dengan judul Tolkien dan Lewis.

Ceritera pesaudaraan yang tidak mengenal perbedaan bangsa juga ditulis tentang Kim Jong-un dan Dennis Rodman.

Tidak sembarang orang bisa berkunjung ke Negara Korea Utara, apalagi orang Amerika yang jelas-jelas dimusuhi oleh pemimpin negara tersebut. Tak heran bila kedatangan NBA Dennis Rodman ke Korea Utara jadi berita besar.

Apalagi karena Rothman mengaku mendapat undangan langsung Kim Jong-un dalam laga persahabatan tim basket Korea Utara melawan Tim tamu Gobletrottes yang dibawa Rothman.

Belum diketahui pasti kapan kedua orang yang berbeda profesi, karakter, dan negara itu mulai berteman. Yang pasti Jong-un memang penggemar olah raga basket dan sangat menyukai Chicago Bulls Club tempat Rodman bertarung.
Saat pidato pembukaan laga persahabatan itu, Kim Jong-un menjadikan persahabatan seumur hidup pada Dennis Rodman. Kedatangan Rodman ke Pyongyang dalam rangka merayakan ulang tahun sang diktator muda sahabatnya itu. Di depan 14.000 penonton, Rodman ternyata menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Kim Jong-un.

Kabarnya kunjungan Rodman itu ternyata bukan yang pertama kalinya. Ada yang mengagumi persahabatan mereka, tapi juga banyak yang meragukan bahkan mencibirnya.

Salah satu anggota parlemen Amerika Serikat bahkan berkomentar bahwa hubungan persahabatan mereka terlihat absurd sekaligus mengingatkan orang pada brutalisme rezim Pyongyang.

Di Indonesia juga ada ceritera persudaraan yang berakhir dengan tragis, Soekarno dan Kartosuwiryo.

Buku menulis bahwa keduanya bersaudara sangat kental di rumah HOS Cokroaminoto Surabaya. Mereka bahu-membahu berjuang demi kejayaan negeri bersama. Namun, di bagian akhir keduanya terlibat perbedaan paham yang keras. Bung Karno yang nasionalis berselubungkan Pancasila, Kartosuwiryo bergaris Islam ekstrem dan menghendaki Indonesia menjadi negara Islam. Dengan sutradara Allah yang Maha Esa, drama keduanya benar-benar mencekam dengan ending yang tragis.

Keduanya terus memperjuangkan ideologinya, dengan tujuan yang sama memberi yang terbaik buat bangsanya. Sampailah pada Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Soekarno menjadi Presiden Republik Indonesia yang pertama. Kartosuwiryo pun pernah diamanati oleh Bung Karno sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Akan tetapi, karena berbeda paham tentang proses dan hasil Konferensi Meja Bundar sesudah agresi militer Belanda, Kartosuwiryo menjawabnya dengan mendirikan Darul Islam Negara Islam Indonesia DI/NII. Bahkan kemudian Kartosuwiryo memaklumkan perang kepada Bung Karno sebagai pemerintah yang sah.

TNI menangkap Kartosuwiryo dan ia pun dihukum mati karena melawan pemerintahan yang sah. Akan tetapi, sebelum Bung Karno menandatangani surat persetujuan eksekusi mati, juga tersimpan kisah menarik yang sungguh mengharukan.

Inilah surat eksekusi yang selalu diingat Soekarno karena memang ini hanya satu-satunya surat eksekusi kematian yang pernah ditandatanganinya. Pada 1962, ada kisah yang sangat mengharukan sebelum Bung Karno meneken surat hukuman mati bagi sahabatnya ini. Eksekusi ini sempat tertunda hingga tiga bulan sebab sejak awalnya Bung Karno enggan menantangani surat ini. Namun, akhirnya Kartasuwiryo dieksekusi mati dengan surat eksekusi yang ditandatangani sambal menangis oleh saudaranya sendiri Soekarno.

Pada kisah lain, Perang Salib merupakan salah satu konfrontasi paling panjang sepanjang sejarah. Perang ini bukan cuma soal membuktikan wilayah memperebutkan wilayah.

Secara tersirat ini adalah perang agama antara Muslim dan Kristen. Perang salib sungguh sangat mengerikan, namun dari peristiwa ini kita mendapatkan banyak kejadian mencengangkan. Terutama soal persahabatan terselubung antara Richard the Lionheart Sang Pemimpin Crusader dan Salahudin Al Ayyubi pemimpin Muslim.

Siapa sangka jika dua orang yang harusnya saling bertikai dan membunuh satu sama lain malah saling menyayangi. Richard begitu menaruh hormat kepada Salahuddin dan demikian pula sebaliknya.

Hal tersebut ditunjukkan lewat banyak hal dan hampir semuanya terjadi secara dramatis. Uniknya meskipun pada berbagai kesempatan mereka saling menghormati ibarat sudah menjadi saudara sendiri, namun pada akhirnya dua orang ini kembali bertemu di medan perang. Mereka menghormati satu sama lain, tetapi kewajiban tetaplah kewajiban.

Ada beberapa hal menarik yang terjadi di antara sahabat sekaligus musuh bebuyutan ini. Salahudin pernah memberi Richard kuda ketika kelelahan dalam pertempuran. Dalam pertempuran mereka saling memberi nasihat padahal musuh bebuyutan.

Richard membunuh pemberontak yang menghianati Salahuddin, Richard memutuskan menunda perang saat pedang Salahudin tumpul. Salahudin mengirim dokter terbaik untuk menyembuhkan penyakit Richard ketika Richard kena penyakit dalam perang.

Ceritanya mereka lebih cenderung kepada persaudaraan dan tolong-menolong dibandingkan mengangkat pedang untuk saling berperang. Rahasia persaudaraan hanya alamlah menyimpan ceriteranya.

Lain lagi persaudaraan antara legendaris Jazz Ella Fitzgerald dengan Marilyn Monroe. Lelah dengan gambaran dirinya sebagai seorang tokoh, Marilyn Monroe pindah ke New York untuk memulihkan diri dan menyadari bahwa dirinya menemukan sebuah kedamaian dalam musik milik Fitzgerald. Kemudian Ia mempelajari rekaman-rekaman milik Fitzgerald.

Ketika Monroe kembali ke Los Angeles dan telah sepenuhnya terinspirasi oleh musik karya Fitzgerald. Ia mengetahui sebuah klub malam yang banyak didatangi oleh orang-orang terkenal seperti Clark Gable dan Humphrey Bogart tidak mengizinkan Fitzgerald untuk mengadakan pertunjukan di sana karena ia adalah orang keturunan Afrika-Amerika.

Akhirnya ia turun tangan untuk mengurus masalah ini. Ia segera menelpon pemilik klub malam itu dan mengatakan padanya untuk menyewa Fitzgerald. Apabila ia melakukannya, Monroe berjanji untuk selalu datang setiap malam dan menyewa meja terdepan.

Sang pemilik melihat kesempatan ini dan segera menyewa Fitzgerald. Monroe tidak berbohong, ia sungguh-sungguh hadir di sana. Di meja terdepan menonton pertunjukan Fitzgerald.

Sebagai hasilnya, menarik banyak perhatian media dan gerombolan orang-orang setiap malam. Setelah itu, akhirnya Fitzgerald berhasil mendapat kepopuleran atas namanya sendiri dan ia tidak perlu untuk tampil di klub kelas yang kecil lagi.

Fitzgerald berkata, “Aku sungguh-sungguh berhutang kepada Marilyn Monroe.” Pada waktu Marilyn Monroe adalah seorang maha bintang, pemberitaan media menjadi liar, dan Marilyn Monroe benar-benar datang di meja depan setiap malam. Media benar-benar menjadi tidak terkontrol.

Sejak saat itu aku tak perlu lagi tampil di klub-klub kecil. Ia bukanlah wanita biasa, ia wanita yang hebat. Tapi ia tidak pernah mengetahui hal itu. Marilyn Monroe memiliki peran yang luar biasa dalam membentuk karir Fitzgerald.
Setelah kejadian itu, mereka berdua menjadi sepasang teman baik. Ini adalah sebuah pertemanan yang terbentuk atas dasar perbedaan dan persaudaraan. Sayangnya kebanyakan orang hingga saat ini hanya mengenang Marilyn Monroe sebagai seorang wanita yang cantik.

Contoh-contoh tersebut di atas mengingatkan kita bahwa perselisihan atau konflik tidak selalu harus menghancurkan hubungan, tetapi dapat menjadi peluang untuk belajar, berkomunikasi, dan tumbuh bersama-sama. Dalam banyak kasus, persahabatan atau persaudaraan yang kokoh dapat membantu mengatasi perbedaan dan mencapai tujuan bersama yang lebih besar.

Hal ini menunjukkan pentingnya keselarasan, kerjasama, dan penghormatan dalam hubungan antar manusia. Meskipun orang-orang dapat memiliki perbedaan pandangan, latar belakang, atau tujuan, persaudaraan atau persahabatan yang kuat dapat tetap terjalin jika ada nilai-nilai seperti penghormatan, dan komunikasi yang baik.

Mari kita ambil pelajaran bahwa persaudaraan yang mengabadi dapat tumbuh di antara kita meskipun ada perbedaan yang mendalam. Mari kita jadikan perbedaan sebagai peluang untuk memperluas wawasan kita. Bersama-sama kita terus berusaha menciptakan dunia yang lebih inklusif, toleran, dan penuh cinta.

Makassar, 4 September 2023




4 Comments

  1. October 12, 2023 at 6:15 am

    Chamim Rosyidi Irsyad

    Reply

    Persaudaraan yang terikat dengan “SUH” hati penuh seluruh berdaya melesapkan segala kebinekaan menjadi saling mengasihi dan mengabadi. (‘suh’, istilah dalam bahasa Jawa ‘tali kokoh sapu lidi’)

  2. October 6, 2023 at 10:11 pm

    Sumintarsih

    Reply

    Selalu berbobot. Luar biasa data pendukungnya. Mantap Bunda…..

  3. October 6, 2023 at 9:58 pm

    Mukminin

    Reply

    Mari kita jadikan perbedaan sebagai peluang untuk memperluas wawasan kita. Bersama-sama kita terus berusaha menciptakan dunia yang lebih inklusif, toleran, dan penuh cinta.
    Sangat SETUJU

  4. October 6, 2023 at 8:35 pm

    Astuti

    Reply

    “Hanya sedikit yang tahu kalau latar belakang cerita persahabatan Frodo, Sam, dan Aragon serta hubungan emosional anak-anak Narnia dengan The Lion adalah buah dari pengalaman persahabatan kedua penulis legendaris itu.” Ini yang saya garis awali.Ewako

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By browsing this website, you agree to our privacy policy.
I Agree