May 22, 2023 in Haji dan Umrah, Uncategorized

Menikmati Keistimewaan Kereta Api Ekspress Haramain

Menikmati Keistimewaan Kereta Api Ekspress Haramain

Oleh Telly D


Perjalanan ibadah umrah saya kali ini, dari Makkah ke Madinah dan sebaliknya dari Madinah ke Makkah saya menggunakan moda transportasi yang spesial dan sangat terkenal di Arab Saudi, yaitu kereta api ekspress Haramain.

Depan Stataiun KA Haramain di Makkah. Foto: Dok Pribadi


Jika di Jepang ada kereta api ekspress Shinkansen, maka di Arab Saudi ada kereta api ekspress Haramain. Kecepatannya yang mencapai 300 km/jam bisa memperpendek waktu tempuh Makkah-Madinah 6 jam menjadi hanya 2 jam saja.

Perbandingan kecepatan kereta api cepat di beberapa negara, sebagai berikut.
Jepang, Shinkansen Seri L0 (602 km/jam),
China, CRRC 600 Qingdao Sifang Maglev (600 km/jam),
Perancis, TGV POS (575 km/jam),
Korea Selatan, HEMU-430X (421 km/jam), dan
Italia, Frecciarossa β€œETR” 1000 (394 km/jam).

Kereta api Haramain memiliki 35 set kereta yang masing-masing terdiri atas 13 gerbong yang dapat menampung hingga 417 penumpang dalam satu gerbong.

Sejak memulai beroperasi tahun 2018, setiap hari 12 kali perjalanan yang dapat dilakukan, kecuali ketika masa pandemi covid-19. Artinya, kereta api ini dapat menampung sekitar 14.595 penumpang pada setiap perjalanan atau kereta api ekspress Haramain mengangkut penumpang sekitar 63.000.000 orang dalam satu tahun. Luar biasa daya tampung dan teknologi yang dimiliki.

Mengantisipasi tiket kereta api ekspress Haramain yang cepat terjual habis terutama selama musim haji atau umrah, saya memesan pembelian tiket lebih cepat dari waktu yang akan saya gunakan. Saya bahkan sudah memastikan memiliki tiket sebelum meninggalkan Indonesia.

Harga tiket untuk kelas bisnis berkisar antara 150 hingga 300 riyal Saudi (sekitar 40 hingga 80 USD) atau sekitar 1,3 juta rupiah lebih sedangkan untuk kelas ekonomi berkisar antara 125 hingga 225 riyal Saudi (sekitar 33 hingga 60 USD).atau sekitar 500 – 800 rupiah.

Saya membeli tiket secara online, saya harus mendaftar akun terlebih dahulu di situs web resmi atau aplikasi seluler resmi, dan kemudian memilih jadwal perjalanan dan kelas yang diinginkan. Setelah itu, saya bisa memilih metode pembayaran yang tersedia dan tiket dikirimkan melalui email atau dapat saya ambil langsung di stasiun kereta api sebelum keberangkatan.

Ketika pada hari saya berangkat menggunakan kereta api, saya datang lebih awal dari waktu yang ditentukan. Ini saya lakukan agar bisa menikmati kenyamanan dengan tenang membawa barang atau koper dan tidak lupa membawa dokumen identitas diri termasuk paspor karena dokumen ini akan diminta saat memasuki stasiun dan saat naik kereta api.

Datang lebih awal di stasiun kereta api membuat saya punya banyak waktu untuk melihat-lihat dan menikmati fasilitas yang ada di dalam stasiun kereta api itu.

Di Dalam Stataiun KA Haramain Makkah: Foto: Dok Pribadi


Hanya ada dua stasiun kereta api ekspress Haramain, yaitu di Makkah dan Madinah.

Nama stasiun kereta api Haramain di Makkah adalah “Stasiun Kereta Api Makkah Haramain” (Makkah Haramain Railway Station). Alamat lengkapnya adalah Abraj Al Bait, Makkah, Arab Saudi, sekitar 4 km dari Masjidil Haram.

Sedangkan, Nama stasiun kereta api Haramain di Madinah adalah “Stasiun Kereta Api Madinah Haramain” (Madinah Haramain Railway Station). Alamat lengkapnya adalah Al Anbariyah, Al Madinah Al Munawwarah 42311, Arab Saudi.
Kedua stasiun ini merupakan titik awal dan tujuan utama perjalanan di Saudi Arabia.

Kedua stasiun ini dibangun dengan desain modern dan memiliki fasilitas yang memadai untuk menjamin kenyamanan dan keamanan para penumpang.

Depan Pintu Masuk KA Haramain di Makkah. Foto: Dok Pribadi


Terminal kereta api di Makkah memiliki luas sekitar 590.000 meter persegi, sementara terminal kereta api di Madinah memiliki luas sekitar 370.000 meter persegi.

Luas terminal yang besar dan daya tampung yang cukup besar juga, sehingga mampu melayani banyak penumpang setiap harinya.

Stasiun kereta api ekspress Harmaian memiliki fasilitas yang mewah dan sangat lengkap.

Ruang tunggu yang luas dan nyaman, loket tiket, toko souvenir, kantin, toilet, dan ruang shalat. Selain itu, para penumpang juga dapat menikmati fasilitas premium seperti ruang VIP, ruang tunggu eksklusif, dan layanan antar-jemput.

Di Dalam Stasiun KA Haramain Makkah. Foto: Dok Pribadi


Stasiun kereta api ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan yang ketat, seperti penjagaan ketat oleh petugas keamanan dan sistem pemindai bagasi yang canggih.
Terminal kereta api ini memiliki empat tingkat atau lantai yang masing-masing memiliki fungsi dan layanan yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan penumpang.

Lantai Dasar, adalah lantai untuk ruang tunggu, area check-in, area belanja, dan area parkir kendaraan.

Lantai Mezzanine, lantai area check-in tambahan, ruang tunggu, dan restoran.

Lantai 1: lantai utama stasiun dan terdiri atas ruang tunggu kelas bisnis dan ekonomi, restoran, area perbelanjaan, dan layanan khusus seperti lounge dan ruang shalat. Disini ada akuarium raksasa yang besar di tengah ruangan yang tingginya sampai di puncak gedung stasiun yang diisi dengan beragam jenis biota laut.

Lantai 2: area kedatangan dan keberangkatan penumpang.
Terdapat tempat tunggu yang luas dan nyaman di terminal dengan kursi yang ergonomis dan fasilitas pencahayaan yang memadai.

Dengan semua fasilitas dan hiburan yang tersedia di terminal kereta api ini, saya dapat merasa nyaman dan terhibur selama menunggu keberangkatan kereta api atau setelah tiba di stasiun.

Akuarium Raksasa di Dalam Stasiun KA Haramain Makkah. Foto: Dok Pribadi


Saya menyempatkan diri menikmati lezatnya ayam goreng Arab yang terkenal yaitu ayam goreng Albait (tampilannya persis ayam goreng KFC) hanya lebih kaya bumbu dengan didampingi roti gandum dan kentang goreng.

Ayam goreng Albaik di Dalam Stasiun KA Haramain Makkah.: Foto: Dok Pribadi


Dimakan dengan tangan dan dicoel dengan saus sambel/tomat, nikmat sekali. Rotinya lembut dan sangat mengenyangkan. Porsinya besar sehingga saya kesulian menghabiskannya.

Ayam goreng Albaik di Dalam Stasiun KA Haramain Makkah. Foto: Dok Pribadi


Ketika pintu peron masuk kereta telah dibuka, saya meneliti tiket. Tiket saya menunjukkan bahwa saya berangkat melalui Platform 10 (gerbong ke 10 dari 13 yang ada) dengan nomor kursi 315-316. Panjangnya bentangan yang saya mesti jalani untuk sampai di gerbong ke-10 cukup melelahkan.

Luas, lapang, dan megahnya stasiun kereta api yang ada, orang kelihatan kecil dan jauh sekali. Tidak nampak penumpang yang banyak itu, sepertinya tertelan dengan kepanjangan dan keluasan stasiun pemberangkatannya.

Jika saya rinci panjang masing-masing gerbong yang ada seperti berikut ini.
Gerbong Kelas ekonomi: Panjang gerbong kelas ekonomi sekitar 21 meter dengan lebar sekitar 2,2 meter.
Gerbong Kelas Bisnis: Panjang gerbong kelas bisnis sekitar 25 meter dengan lebar sekitar 2,2 meter.

Gerbong Restoran: Panjang gerbong restoran sekitar 22 meter dengan lebar sekitar 2,2 meter.

Gerbong Pembangkit Listrik: Panjang gerbong pembangkit listrik sekitar 21 meter dengan lebar sekitar 2,2 meter.

Gerbong Mesin: Panjang gerbong mesin sekitar 18 meter dengan lebar sekitar 2,2 meter.

Bayangkan jauhnya saya berjalan untuk sampai di depan pintu kereta api gerbong ke-10. Syukurnya kaki saya tidak bermasalah berjalan dengan tangan menarik koper. Lantainya dirancang untuk memudahkan berjalan dan melancarkan roda koper untuk berputar. Bahkan lantainya ramah untuk manula dan orang yang berkebutuhan khusus.

Di dalam kereta api ini saya takjub benar-benar menikmati kemewahan fasilitas yang tersedia.

Begitu saya masuk dalam gerbong kereta, antusiasme segera meluap dalam diri saya. Berjalan menyusuri ruang gerbong kereta untuk mendapatkan kursi tempat duduk saya.

Saya mendapatkan kursi duduk untuk fasilitas keluarga, kursinya besar dan luas ada meja di tengahnya sehingga kami dapat duduk berhadapan. Di atas tempat duduk ada tempat menyimpan barang bagasi yang luas. Di sisi meja dilengkapi dengan tempat sampah yang tertutup bersih.

Tempat Duduk di Dalam KA Haramain.  Foto: Dok Pribadi


Demikian juga di depan dan di belakang gerbong ada rak untuk menyimpan koper besar sehingga tidak perlu ditarik menjauh dari pintu masuk dan keluar.

Fasilitas yang ada begitu memanjakan, kursi yang nyaman, sistem hiburan yang memikat, toilet yang bersih, dan akses Wi-Fi yang memungkinkan saya terhubung dengan dunia luar. Tidak terasa, perjalanan pun dimulai.

Saat kereta bergerak, saya segera terpesona oleh kecepatannya. Kereta Api ini merupakan salah satu kereta tercepat di dunia, dan perjalanan ini membuktikan betapa luar biasanya teknologi yang digunakan.

Saya menikmati keindahan pemandangan laut dan pegunungan yang melintas di sepanjang rute. Sembari mengagumi panorama Arab Saudi, saya merasa betapa lancarnya dan nyamannya perjalanan ini.

Tak hanya kecepatan dan kenyamanan, Kereta api ini juga menjunjung tinggi keamanan. Sistem keamanan yang canggih, termasuk pemindaian dan penjagaan yang ketat di setiap stasiun, memberikan rasa aman yang tak tergoyahkan. Saya dapat menikmati perjalanan dengan pikiran yang tenang dan fokus pada keindahan sekitar.

Di samping itu, hiburan di dalam kereta turut menyempurnakan pengalaman perjalanan. Sistem hiburan yang tersedia menawarkan berbagai pilihan film, musik, dan hiburan lainnya.

Saya merasa betapa nyamannya duduk di kursi yang empuk sambil menikmati film favorit atau mendengarkan musik yang menyejukkan. Waktu perjalanan terasa singkat karena saya begitu terpaku pada hiburan yang disajikan. Tidak ada kerumunan atau kekurangan tempat duduk, melainkan ruang yang cukup bagi semua penumpang untuk menikmati perjalanan dengan tenang.

Di Dalam Stasiun KA Haramain Makkah. Foto: Dok Pribadi


Perjalanan dengan Kereta api ini adalah sebuah pengalaman yang mengesankan. Dari kecanggihan fasilitas, keamanan yang terjamin, hiburan yang disajikan, makanan dan minuman yang disediakan di restoran, kapasitas luas di terminal, hingga kisaran harga tiket yang bersahabat. Setiap aspek perjalanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Tempat Duduk di Dalam KA Haramain. Foto: Dok Pribadi


Ada kesan spritual yang mendalam yang tidak dimiliki kereta api tercepat di mana pun. Jika kereta api Haramain dengan rute Madinah ke Makkah maka itu berarti perjalanan untuk mengambil ibadah umrah bagi sebagian orang. Dengan demikian banyak penumpang berpakaian ihram di dalam kereta api dan sepanjang peron orang-orang berpakaian ihram memutihkan sejauh mata memandang. Sensasinya luar biasa, hati saya bergetar rasanya kami menuju keabadian.

Di Dalam Stasiun KA Haramain Makkah. Foto: Dok Pribadi


Menyusuri Arab Saudi dengan kereta ini memberikan kemudahan dan kenyamanan yang tak terhingga. Saya sangat merekomendasikan pengalaman ini kepada siapa pun yang ingin menikmati perjalanan yang modern, aman, dan mengesankan di Saudi Arabia.

Perjalanan ini merupakan pengalaman yang istimewa. Dapat beribadah dengan menikmati kecanggihan dan kenyamanan Kereta Api Ekspress Haramain di Saudi Arabia. Nikmat Allah yang tak henti saya syukuri.

Makkah 2 Mei 2023




7 Comments

  1. April 19, 2024 at 1:31 pm

    N. Mimin Rukmini

    Reply

    Subhanallah! Tulisan sekaligus perjalanan luar biasa Bun! Betapa indahnya. Barokallah!

  2. May 24, 2023 at 1:21 am

    Agussalim

    Reply

    MashaAllah, terima kasih atas tulisannya, dengan uraian yang disusun sedemikian rupa dalam seakan akan melihat dan merasakan langsung kondisi yang dituliskan Penulis.

  3. May 24, 2023 at 1:16 am

    Agussalim

    Reply

    MashaAllah, pembaca seakan akan melihat dan merasakan langsung kondisi yang dituliskan Penulis,

  4. May 22, 2023 at 10:27 pm

    Mukminin

    Reply

    Alhamdulilah lengkap sekali shg pembaca seolah-olah di sana

  5. May 22, 2023 at 8:16 am

    andi maddusila

    Reply

    Insya Allah semakin banyak orang Indonesia yang membaca jurnal ini & berani untuk trip NgeBolang untuk memperkaya warnah hidupnya, khususnya minat umrah orang Nusantara yang tidak perlu di pertanyakan πŸ™‚

  6. May 22, 2023 at 8:14 am

    NUR SJAMSUARINI PUDJI ASTUTIK

    Reply

    Subhanallah …detail sekali paparannya. Luar biasa

  7. May 22, 2023 at 7:06 am

    Much Khoiri

    Reply

    Tulian yang bagus dalam konten dan penyajiannya. Inspiratit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By browsing this website, you agree to our privacy policy.
I Agree