JALAN-JALAN KE RUMAH TEMAN

Pentigraf
JALAN-JALAN KE RUMAH TEMAN
Oleh: Telly D.
Orang itu sederhana saja gayanya. Bajunya polos, bahkan sandal jepitnya sudah aus. Tapi entah kenapa, rumahnya kini tampak seperti katalog elektronik: televisi besar di ruang tamu, kulkas dua pintu di dapur, dan sofa empuk yang masih beraroma plastik toko. Tiap kali orang bertanya, ia cuma tertawa kecil. “Ah, hasil jalan-jalan di rumah teman,” katanya, seolah sedang menceritakan liburan biasa.
Tetangga terkekeh, lalu berbisik kagum, “Temannya pasti baik sekali, kenalin dong.” Ia hanya mengangguk sambil menyalakan televisi besarnya, memutar berita tanpa benar-benar menonton. Hidupnya tampak damai dengan senyum yang tak pernah pudar.
Sampai suatu malam, televisi itu menyiarkan berita rumah anggota DPR yang dijarah massa. Kamera menyorot kaca pecah, pagar jebol, dan sofa yang terlihat… sangat familiar. Ia mematikan televisi pelan-pelan, lalu tertawa terkekeh kecil. “Namanya juga jalan-jalan, kadang ada oleh-oleh.”
Makassar, 5 November 2025

Leave a Reply