YANG DIHENTIKAN SEBELUM MEMBUKTIKAN

Pentigraf
YANG DIHENTIKAN SEBELUM MEMBUKTIKAN
Oleh: Telly D.
Ia tak menangis saat dijatuhi hukuman. Ia berdiri, membungkuk, dan pulang dengan kepala yang tetap menghadap ke langit. Sejak awal, ia tidak berniat melawan. Justru ia ingin menunjukkan bahwa hukum tak perlu takut pada siapa pun, termasuk pada orang yang pernah berdiri di lingkar kekuasaan. Ia datang ke persidangan dengan tangan terbuka, untuk membiarkan kebenaran bicara lewat proses yang jujur.
Lalu datanglah surat itu. Surat bersampul negara, bertanda tangan kehormatan, dengan isinya: pembebasan. Dunia menyambutnya dengan suka cita, seolah keadilan telah selesai. Tapi ia merasa jiwanya dikebiri oleh niat baik yang terlalu cepat. Ia sedang menapaki jalan sunyi untuk membuktikan bahwa dirinya bukan korban, bukan pelaku, tapi saksi bahwa sistem hukum bisa berlaku bahkan pada mereka yang terbiasa duduk di ruang-ruang tinggi.
Malam itu ia menutup pintu ruang kerja, menatap cermin tua yang menggantung miring, dan bergumam satu kalimat kecil dengan keyakinan: “Dibebaskan sebelum sempat membuktikan bahwa aku tidak lari adalah bentuk paling sunyi dari kegagalan keadilan.”
Makassar, Agustus 2025

Leave a Reply