NERACA YANG HILANG

Pentigraf
NERACA YANG HILANG
Oleh: Telly D.
Ia hidup di antara lembar-lembar negara yang penuh cetakan angka, tapi tak pernah lupa membaca wajah-wajah lapar di halaman belakang. Kwik Kian Gie ekonom yang juga penjaga neraca nurani, yang menimbang bukan hanya laba dan rugi, tapi juga tangis dan harapan. Setiap argumennya seperti mata air: tenang, jernih, terus mengalir melawan debu kekuasaan.
Di dunia yang terbiasa bersolek dengan statistik, ia memilih menjadi cermin retak yang jujur. Ia menolak dihias, menolak dibungkam, menolak menjual suara demi tepuk tangan. Di ruang sidang, ia berdiri untuk menegakkan logika agar tak rebah di bawah kursi elite. Ia tahu, satu kebohongan yang dilegalkan bisa membunuh akal sehat sebuah bangsa.
Hari ini ia telah pergi, dan negeri ini terasa ringan bukan karena beban yang semakin ringan, tetapi karena satu-satunya batu penyeimbang telah diangkat dari timbangan kita.
Makassar, Juli 2025

August 22, 2025 at 8:33 am
Lydia2169
https://shorturl.fm/OZfZ8