BONEKA

Pentigraf
BONEKA
Oleh: Telly D.
Boneka itu ditemukan di selokan dekat tenda pengungsian, tubuhnya basah dan satu matanya copot. Seorang ibu mengambilnya, membersihkan lumpur dari rambut sintetisnya dengan air minum. Ia menjemurnya di bawah matahari yang jarang muncul, membiarkannya kering bersama bau lembap yang tak pernah benar-benar pergi.
Ia berkata boneka itu milik anaknya. Terakhir kali ia melihatnya, boneka itu digenggam erat, seperti pegangan terakhir sebelum air naik. Setiap sore ia duduk di depan tenda, memeluk boneka itu sambil menunggu. Orang-orang mengira ia berharap anaknya masih hidup, mengikuti arus ke tempat lain.
Suatu pagi, seorang relawan datang membawa kabar. Ibu itu mendengarkan tanpa menangis. Ia hanya merapikan rambut boneka itu, lalu memasukkannya ke dalam kantong plastik hitam. “Sekarang sudah ketemu pasangannya,” katanya pelan. Boneka itu tak lagi hanyut, ia pulang lebih dulu daripada pemiliknya.
Makassar, 14 Desember 2025

Leave a Reply