JALAN YANG MEMBUNUH HARGA DIRI

Pentigraf
JALAN YANG MEMBUNUH HARGA DIRI
Oleh: Daswatia Astuty
Rina berjalan dalam panas yang membakar, perutnya keroncongan, isi dompet hanya recehan. Sisa beras tinggal segenggam, dan kosan sudah menagih biaya bulan bulanan. Hari itu yang paling membuatnya koyak adalah bentakan dosen pembimbingnya. Berkali-kali hasil penelitian Rina dianggap sampah, entah kenapa dosen selalu menemukan alasan untuk merendahkannya. Ruangan itu menjadi medan tempur yang berat sebelah, sampai Rina tak tahan lagi, membanting pintu sambil gemetar menahan harga diri yang tersisa.
Langkah Rina tak tentu arah, pikirannya campur aduk. Sesekali deru kendaraan melintas, pengemudi nakal bersiul menawarkan recehan dengan harga murahan. Ada suara kasar yang menghentak, “Heh! Kurus, jelek, badan papan, sombong pula! Mau tarif berapa, hah?” Rina tersentak. Di sekelilingnya, tubuh-tubuh perempuan berdiri di pinggir jalan, meliriknya dengan mata penuh curiga. Ia tercekat, ternyata ia melangkah ke lorong gelap tempat perempuan menjual diri. Tubuhnya lunglai, duduk di trotoar penuh debu.
Air matanya jatuh diam-diam, bukan karena hinaan, tapi karena sadar: bahkan tubuhnya tak bernilai di tempat serendah itu. Rina menghapus wajahnya, bangkit berdiri dengan punggung tertatih, tapi dada terisi tekad. Ia akan kembali menghadapi dosen pembunuh harga diri itu, apapun yang terjadi. Ia berbisik dalam hati, “Aku tak punya apa-apa, tapi aku masih punya kepala yang tak bisa kau injak.”
Makassar, Juli 2025

August 9, 2025 at 5:16 pm
Violet4095
https://shorturl.fm/zQz2N
August 5, 2025 at 7:44 pm
Vera370
https://shorturl.fm/6lYTq
August 4, 2025 at 4:32 am
Manuel200
https://shorturl.fm/OMb1U
August 3, 2025 at 9:50 am
Camille1226
https://shorturl.fm/cMf9R
August 3, 2025 at 2:24 am
Patricia4984
https://shorturl.fm/Y7647
August 2, 2025 at 2:15 pm
Derek2904
https://shorturl.fm/680vw
July 21, 2025 at 12:40 pm
Cassandra11
https://shorturl.fm/sKezm