TAK LAGI SEPASANG

Pentigraf
TAK LAGI SEPASANG
OLeh: Telly D.
Di pesta itu ia berjalan anggun dengan rok panjang bergerai menyapu lantai, senyumnya terlatih seperti tahun-tahun yang telah mereka lewati bersama. Tamu-tamu memuji keserasian mereka; ia menggenggam lengan suaminya dengan tenang. Ia melangkah sedikit hati-hati, namun tak ada yang bertanya. Rok panjang itu menyembunyikan kakinya, dan lelaki di sampingnya tak merasa perlu melihat lebih jauh.
Sesampainya di rumah, ia duduk di ambang pintu dan melepas sepatu. Wow berbeda, Satu hitam mengilap, satu cokelat kusam. Ia menunggu dengan kecewa tidak ada komentar apalagi keterkejutan. Sejak malam itu ia memilih diam. Hari-hari berikutnya, ia menjaga jarak, keheningan tumbuh di antara mereka seperti dinding tipis yang makin menebal.
Pada hari keempat, suami tak tahan, dengan tenang ia mengambil kedua sepatu itu dan meletakkannya di hadapan suaminya. “Aku sengaja memakainya lain sebelah,” katanya pelan. “Sepanjang malam kau tak sadar.” Lalu ia memandang lelaki itu seolah melihat sesuatu yang akhirnya jelas: bukan hanya sepatu yang tak lagi sepasang.
Makassar, Februari 2026

Leave a Reply